Mengubah Limbah Menjadi Laba: MTsN 3 Bandung Barat Siap Cetak Sejarah, Integrasikan Kewirausahaan Sampah dan Eco-Teologi

 

Mengubah Limbah Menjadi Laba: MTsN 3 Bandung Barat Siap Cetak Sejarah, Integrasikan Kewirausahaan Sampah dan Eco-Teologi




BANDUNG BARAT – Sebuah terobosan signifikan dicatat oleh Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Bandung Barat. Melalui Seminar Sehari tentang Wirausaha dan Eco-Teologi pada Kamis (11/12/2025), madrasah ini tidak hanya menyelenggarakan edukasi, tetapi langsung mendeklarasikan komitmen untuk bertransformasi menjadi institusi pionir entrepreneur lingkungan.

Aula Kampus II MTsN 3 Bandung Barat (Cirawa) dipenuhi oleh partisipan lintas sektor, menunjukkan tingginya urgensi isu yang diangkat. Hadir dalam acara tersebut Komite Madrasah, perwakilan orang tua siswa, aparat desa, tokoh organisasi masyarakat seperti Muslimat NU, Fatayat NU, Karang Taruna, serta jajaran Kepala Madrasah (Kamad) RA, MI, MTs, dan MA beserta guru-gurunya.

Kepala Madrasah Tegaskan Komitmen 'Sampah Jadi Cuan'

        Dokumentasi sambutan & materi dari kamad MTsN 3 KBB

Kepala MTsN 3 Bandung Barat, H. Seproni Hidayat., merespons materi yang disampaikan dengan sebuah janji institusional yang ambisius. Beliau menegaskan bahwa prinsip "Sampah Menjadi Cuan" bukan sekadar wacana, tetapi akan segera diintegrasikan ke dalam budaya sekolah.

"Inisiatif ini adalah bagian dari pendidikan karakter yang utuh. Kami ingin siswa kami tidak hanya menguasai pelajaran agama dan sains, tetapi juga memiliki kepekaan lingkungan dan insting wirausaha," tegas H. Seproni Hidayat dalam sambutan pembukaan. "Melalui komitmen ini, MTsN 3 Bandung Barat siap menjadi model bagi lembaga pendidikan lain dalam menerapkan pola hidup sehat, berkelanjutan, dan secara mandiri menciptakan peluang ekonomi dari limbah yang ada."

Membongkar Potensi Ekonomi Sampah

                                        Dokumentasi pemaparan materi dari ketua BSSH

Sesi inti seminar yang bertajuk "Mengubah Sampah Menjadi Cuan" disampaikan oleh Tonik Priyawan,  selaku ketua Bank Sampah Sinar Harapan Kab. Bandung Barat. Tonik membuka mata peserta tentang nilai tersembunyi dari limbah rumah tangga.

"Sampah adalah masalah global, ya. Tapi bagi kami, sampah adalah komoditas dengan potensi margin yang besar," papar Tonik Priyawan. Ia merinci potensi luar biasa dari pengolahan sampah, termasuk:

  • Sampah Organik: Diubah menjadi kompos berkualitas tinggi atau pakan ternak BSF (Black Soldier Fly).

  • Sampah Anorganik: Didaur ulang menjadi kerajinan atau biji plastik dengan nilai jual stabil.

  • Sampah Elektronik (E-Waste): Meskipun terlihat kecil, sampah seperti kabel bekas dapat di-recovery untuk diambil kandungan tembaga dan logam berharga lainnya.

Menurut Tonik, dengan pengelolaan yang konsisten dan dukungan komunitas, Bank Sampah mampu menjadi mesin penghematan biaya pembuangan sekaligus pencipta lapangan kerja baru yang berwawasan lingkungan.

Integrasi Spiritual dan Material: Kisah Penghulu 'Nyentrik'

                                         Dokumentasi pemaparan materi dari kepala KUA Kec.Cipongkor
                                            Dokumentasi pemaparan materi dari penghulu KUA Kec.Cipongkor

Aspek paling unik dan inspiratif dari seminar ini adalah pembahasan mengenai Eco-Teologi, yang membuktikan bahwa etika lingkungan adalah bagian dari ajaran agama. Sesi ini diperkuat oleh kehadiran Asep Risyana, Kepala KUA Kecamatan Cipongkor, yang membawa serta tokoh kunci: Ustaz Encep.

Ustaz Encep, seorang Penghulu yang dikenal aktif mengelola Bank Sampah di wilayahnya, membagikan pengalaman pribadinya. "Tugas kami sebagai penyuluh dan penghulu adalah memastikan kehidupan umat sejalan dengan syariat, termasuk menjaga kelestarian bumi," tutur Ustaz Encep. "Kami menunjukkan, kegiatan menabung sampah adalah bentuk ketaatan terhadap amanah Allah untuk menjaga alam. Alhamdulillah, hasilnya, kami mendapat berkah ganda: lingkungan bersih dan masyarakat mendapat tambahan penghasilan."

Kisah Ustaz Encep menjadi bukti konkret bagi para peserta, khususnya tokoh masyarakat, bahwa sinergi antara masjid, madrasah, dan komunitas dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun ekosistem ekonomi sirkular yang Islami dan berkelanjutan.

Kesehatan sebagai Fondasi Wirausaha

                                     Dokumentasi pemaparan materi dari HNI

Sebelum membahas aspek material, Entang Setiawan dan H. Asep dari HNI mengedukasi peserta mengenai pentingnya kesehatan. Sesi ini menekankan bahwa keberhasilan dalam menjalankan wirausaha lingkungan yang membutuhkan stamina dan fokus, harus diawali dengan kepedulian terhadap kesehatan diri.

Diakhiri MoU, MTsN 3 Bandung Barat dan BSSH Resmi Bersinergi

Dokumentasi Penandatanganan Dari Pihak kesatu ( MTsN 3 Bandung Barat)

Dokumentasi Penandatanganan Dari Pihak Kedua ( Bank Sampah Sinar Harapan )

Kegiatan ini tidak hanya berhenti pada penyampaian materi, melainkan ditutup dengan langkah konkret berupa penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara MTsN 3 Bandung Barat dan Bank Sampah Sinar Harapan (BSSH).

Penandatanganan MoU ini menandai dimulainya sinergi resmi antara institusi pendidikan dan pegiat lingkungan dalam mewujudkan program pengelolaan sampah yang terstruktur di lingkungan madrasah. Langkah ini sekaligus menjadi penegasan komitmen MTsN 3 Bandung Barat untuk menjadi lembaga pendidikan berbasis Eco-Entrepreneurship.

                                    Dokumentasi Seluruh Peserta Seminar 

Seminar ini ditutup dengan harapan besar bahwa seluruh peserta, yang mewakili berbagai stakeholder penting di Bandung Barat, dapat menjadi agen perubahan. Komitmen Kepala Madrasah dan keberhasilan tokoh agama dalam mengelola limbah menjadi penanda optimisme: bahwa Sampah benar-benar dapat Menjadi Berkah di masa depan.



Berita ini di buat oleh :

Tim Media MTsN 3 Bandung Barat

- Penulis Berita ( Nizar Zulfikar )

- Dokumentasi ( Aninda Diah,Nizar Zulfikar ) 

Komentar

  1. MTsN 3 memang selalu ada aja gebrakan positifnya .. :)

    BalasHapus
  2. Alhamdulillaah, terima kasih kepada semua pihak yg telah mendukung, mensukseskan acara tersebut

    BalasHapus
  3. MTsN 3 Bandung Barat OK

    BalasHapus
  4. Moga cepat terwujud,aamiin yra

    BalasHapus
  5. Alhamdulillah ada kegiatan baru, semoga bisa diterapkan segera

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PROFIL MTsN 3 BANDUNG BARAT

Pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) di MTsN 3 Bandung Barat.